Skip to main content

Tips Cerdas dalam Mengelola Cash Flow Perusahaan

Cash flow merupakan salah satu komponen krusial yang memengaruhi kegiatan operasional  perusahaan. Karenanya, di samping mengejar profit, menjaga arus kas tetap stabil juga perlu diperhatikan jika tidak ingin usaha Anda gulung tikar. Yuk, simak 6 tips cerdas untuk menjaga cash flow perusahaan berikut ini.

1. Buat Tingkat Prioritas untuk Pengeluaran

Setiap perusahaan wajib memperhitungkan tingkat prioritas sebelum melakukan pengeluaran. Pasalnya, ada pengeluaran yang berdampak besar bagi bisnis, dan ada juga yang tidak terlalu berpengaruh. Oleh karenanya, sebelum membuat keputusan untuk mengeluarkan kas, perhitungkan dengan matang tingkat prioritas atau urgensinya.

2. Terapkan Strategi Product Bundling

Product bundling adalah salah satu strategi penjualan yang sering diterapkan perusahaan untuk menarik konsumen. Bagi pemilik bisnis, strategi ini cukup efektif meningkatkan angka penjualan. Dengan demikian, aliran kas perusahaan otomatis ikut meningkat. Di sisi lain, konsumen juga diuntungkan karena bisa mendapat beberapa produk dengan hanya membeli satu produk saja.

3. Berikan Penawaran Harga yang Lebih Tinggi

Dengan menetapkan harga jual yang tinggi, Anda pastinya juga akan mendapat keuntungan yang tinggi pula. Namun, pastikan harga yang Anda tetapkan tidak terlampau jauh dengan harga yang ada di pasaran. Agar menarik bagi konsumen, berikan keunikan pada produk Anda sehingga berbeda dari yang lain, misalnya dari segi packaging, pelayanan, bonus, dan lain sebagainya. Dengan begitu, pembeli akan merasa puas meski harga yang Anda tawarkan lebih tinggi.

4. Hindari Penumpukan Stok

Penumpukan stok barang merupakan salah satu masalah utama yang sering menyebabkan kebocoran arus kas. Karenanya, penting  untuk memiliki laporan persediaan yang baik agar Anda lebih mudah dalam mengecek dan mengelola stok barang. Jika stok sudah terlanjur menumpuk, Anda juga bisa memberi diskon pada barang lama untuk meningkatkan cash flow perusahaan.

5. Alokasikan Keuntungan dengan Bijak

Keuntungan yang Anda peroleh dari bisnis bukan serta-merta 100 persen menjadi milik Anda. Keuntungan tersebut harus dialokasikan kembali ke sejumlah pos untuk membuat usaha tetap berjalan. Sebagai contoh, dari 100 persen keuntungan yang didapat, Anda bisa mengalokasikan 10 persennya untuk ditabung atau diinvestasikan, 20 persen untuk biaya cadangan, serta 70 persen untuk biaya operasional.

6. Evaluasi Cash Flow Secara Berkala

Terakhir, lakukan evaluasi terhadap cash flow secara berkala. Dengan mengevaluasi cash flow, Anda akan bisa mendeteksi masalah-masalah yang terjadi pada keuangan bisnis Anda.
Jadi, itulah beberapa tips cerdas untuk menjaga cash flow perusahaan tetap sehat. Agar lebih mudah dalam menghitung transaksi keluar masuk pada cash flow, gunakan saja software akuntansi Finata. 
Melalui fitur-fitur unggulannya, Finata akan membantu Anda menganalisa laporan keuangan perusahaan dan menjadi indikator yang tepat untuk mendiagnosa kesehatan bisnis. Dengan Finata, menjalankan bisnis akan lebih efektif dan efisien sehingga Anda bisa lebih fokus dalam mengembangkan usaha.

Comments

Popular posts from this blog

Bisnis dan Market Place Terus Berubah, Siasati dengan 5 Tips Bisnis Ini

Dalam bisnis, tidak ada sesuatu yang pasti kecuali perubahan itu sendiri.  Perubahan pasar  berdampak signifikan pada keberlangsungan sebuah bisnis. Tren pasar yang berubah-ubah membuat pelaku usaha juga harus terus mengembangkan bisnisnya agar tetap bisa memperoleh keuntungan. Keberadaan  market place  online   turut andil dalam perubahan bisnis di Indonesia. Saat ini banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, yang melebarkan sayapnya dengan memasarkan produk secara  online.  Ada yang berhasil, ada pula yang belum sukses karena masih meraba-raba pasar atau belum terbiasa dengan teknologi. Daftar isi: 1. Pelajari Kebutuhan Pasar 2. Mengidentifikasi Segmen Pasar 3. Melakukan Pemasaran Secara Kreatif 4. Membenahi Sistem Akuntansi Perusahaan 5. Evaluasi Bisnis Itu Penting Oleh karena itu, supaya usaha Anda tetap bisa berjalan mengikuti perkembangan pasar ,  siasati dengan melakukan 5  tips bisnis  berikut. ...

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...