Skip to main content

Pengertian Rasio Keuangan dan Jenisnya

Pengertian Rasio Keuangan
Pengertian Rasio Keuangan
Bagi sebagian besar orang khususnya yang bekerja di bagian keuangan tentu sudah tidak asing dengan istilah rasio keuangan. Secara umum, pengertian rasio keuangan di artikan sebagai sebuah indikator yang digunakan sebagai media analisis secara lebih mendalam terhadap sebab terjadinya sebuah masalah. Tujuan utama perhitungan rasio keuangan sendiri yaitu untuk memudahkan dalam menentukan kebijakan dalam menjalankan kegiatan operasional. Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang definisi dari rasio keuangan beserta jenisnya, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Definisi Rasio Keuangan

Perlu diketahui, sebelum membuat sebuah laporan keuangan maka seorang akuntan wajib untuk mengetahui terlebih dahulu rasio keuangan perusahaan. Beberapa dari Anda mungkin masih belum mampu menjelaskan dengan benar makna sebenarnya rasio keuangan. Secara teori rasio keuangan merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menganalisis dan juga mengukur kinerja perusahaan. Cara perhitungannya sendiri menggunakan parameter kondisi kesehatan keuangan perusahaan tersebut.
Dengan adanya rasio keuangan ini tentu saja akan sangat membantu perusahaan dalam upaya analisis perhitungan secara sistematis. Biasanya untuk data-data yang digunakan untuk analisis rasio keuangan yakni neraca, laporan laba-rugi, laporan arus kas dan laporan lainnya. Lalu mengapa harus menggunakan rasio keuangan? Hal tersebut karena agar dapat membandingkan pos-pos dalam laporan keuangan sehingga hasilnya bisa diterima atau logis.

Jenis-Jenis Rasio Keuangan

Setelah memahami tentang definisi atau pengertian rasio keuangan beserta manfaatnya, maka Anda juga harus mengetahui tentang jenis-jenisnya. Secara umum rasio keuangan bisa digolongkan menjadi empat kelompok. Diantaranya yaitu:
  • Rasio Likuiditas
Rasio Likuiditas merupakan sebuah rasio yang menunjukkan kemampuan atau kesanggupan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya. Kewajiban yang dimaksud di sini yaitu utang jangka pendek yang dimiliki oleh perusahaan. Sebuah perusahaan bisa dikatakan liquid apabila ia mampu membayar kewajiban atau hutang jangka pendeknya. Sedangkan untuk perusahaan yang tidak mampu membayar kewajiban atau hutang jangka pendeknya maka akan disebut sebagai perusahaan Ilikuid.
  • Rasio Lancar
Untuk jenis rasio yang satu ini yaitu membandingkan antara aktiva lancar dengan hutang lancar. Selain itu tujuan dari rasio ini yaitu memberikan informasi terkait kemampuan aktiva lancar dalam menutup hutang lancar yang ditanggung perusahaan. Nah, bagi Anda yang masih bingung, yang termasuk ke dalam aktiva lancar yakni kas, piutang dagang, persediaan dan lain sebagainya. Sedangkan yang masuk dalam kategori hutang lancar yaitu hutang dagang, hutang wesel, hutang bang, utang gaji dan lain sebagainya.
  • Rasio Cepat
Jenis rasio ini sering digunakan untuk mengukur bagaimana kemampuan perusahaan dalam membayar dan menutup kewajiban lancar dengan menggunakan aktiva lancar. Namun perlu diketahui, hal tersebut dilakukan tanpa harus memasukkan nilai persediaannya. Jadi, bisa dikatakan dalam rasio ini terjadi perimbangan antara jumlah aktiva lancar yang mana dikurangi dengan hutang lancar dan persediaan.
  • Rasio Kas
Tujuan utama rasio kas adalah untuk membandingkan antara kas dan aktiva lancar yang mana bisa dengan mudah menjadi uang kas dengan hutang lancar. Selain itu rasio kas juga bisa menunjukkan seberapa besar porsi jumlah kas ditambah dengan setara kas dan kemudian dibandingkan dengan total aktiva. Perlu diketahui, semakin besar rasionya maka hasilnya pun akan semakin baik.
Setelah mengetahui tentang pengertian rasio keuangan beserta jenis-jenisnya, tentu Anda sudah bisa membedakan masing-masing jenisnya, bukan? Untuk Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk menghitung sendiri rasio keuangan perusahaan, maka Anda bisa menggunakan jasa yang menyediakan software akuntansi. Salah satu jasa penyedia software aplikasi yang sudah berpengalaman adalah Finata. Finata hadir untuk membantu Anda menangani masalah keuangan dengan mudah dan cepat. Dengan Finata Anda tidak perlu takut salah hitung karena dijamin memberikan hasil yang memuaskan. Jadi tunggu apalagi? Segera konsultasikan kebutuhan Anda sekarang juga!

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...

7 Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise Bisnis franchise yang saat sedang banyak digandrungi mempunyai beberapa  kelebihan dan kekurangan bisnis franchise  itu sendiri. Kelebihan dalam bisnis franchise ini yang membuat sistem franchise marak dipasaran, bahkan untuk pedagang kaki lima sekalipun. Sedangkan untuk kekurangan pada sistem franchise cukup mencolok, tetapi jika diatasi dengan baik seperti dengan memanfaatkan Finata maka kekurangan dalam franchise tidak akan merugikan. Kelebihan Dalam Bisnis Franchise Kelebihan dari sistem bisnis franchise ini sangat menguntungkan bagi beberapa pihak, entah itu pihak seller dan bagi pihak vendor. Berikut ini adalah adalah kelebihan dari bisnis franchise: Sistem management sangat baik Kelebihan yang satu ini menjadi salah satu keuntungan bagi pihak mitra franchise. Dimana para seller hanya perlu menjual produk saja dan menentukan lokasi penjualan. Sebab semua telah terorganisir dengan cukup baik. Selain itu tidak perlu lag...