Skip to main content

Faktor Penyebab Inflasi yang Perlu Dipahami

Faktor Penyebab Inflasi
Faktor Penyebab Inflasi
Faktor penyebab inflasi memang sangat beragam. Mengingat bahwa semua negara hampir pernah mengalaminya, maka inflasi bukanlah suatu yang asing dalam hal perekonomian. Oleh karena itu, ada banyak sebab dan faktor yang menyebabkan inflasi bisa terjadi. Secara lebih jelas, mengetahui terlebih dahulu apa itu inflasi akan membuat pemahaman lebih terarah. 
Sebagai pelaku ekonomi, inflasi penting diketahui guna menentukan harga pasar terkait dengan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari. Bagi pelaku bisnis hal ini akan sangat mempengaruhi operasional perusahaan.

Pengertian Inflasi

Inflasi merupakan keadaan perekonomian suatu negara dimana terdapat kecenderungan naiknya harga-harga barang maupun jasa secara umum dalam waktu yang panjang atau kontinu disebabkan ketidakseimbangan arus uang dan juga barang. Perlu diketahui bahwa kenaikan harga yang bersifat sementara itu tidak termasuk inflasi. Misalnya saja kenaikan harga menjelang hari raya Idul Fitri, Natal dan tahun baru. Secara umum inflasi ini akan terjadi saat jumlah uang yang beredar dikalangan masyarakat lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi sendiri merupakan gejala ekonomi yang tidak bisa dihilangkan secara tuntas. Upaya yang dilakukan hanya sebatas untuk mengendalikan inflasi itu saja. 

Jenis-Jenis Inflasi

Proses sendiri terbagi menjadi beberapa jenis yang didasarkan pada asal, sifat dan penyebabnya. Berikut penjelasan rincinya.
Jenis inflasi berdasarkan sifatnya:
  • Inflasi ringan atau merayap; di mana inflasi ini ditandai dengan peningkatan laju inflasi yang tergolong rendah. Pada umumnya kurang dari 10% dalam setahun. Adapun ciri dari inflasi adalah terjadinya kenaikan harga yang relatif lambat dan juga berlangsung lambat. 
  • Inflasi sedang; di mana inflasi ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan inflasi ringan lajunya berada pada rentang 10-13% dalam setahun. Adapun ciri dari inflasi ini ialah kenaikan harganya cukup besar dalam periode waktu yang singkat.
  • Inflasi berat; tidak jauh berbeda dengan makna namanya inflasi ini memang tergolong berat sehingga rentang lajunya mulai dari 30-100% dalam setahun. Pada tingkatan ini harga kebutuhan masyarakat agar naik secara signifikan dan sulit untuk dikendalikan.
  • Inflasi sangat berat; jenis inflasi yang satu ini akan sangat dirasakan secara besar-besaran karena mencapai besaran lebih dari 100% dalam setahun. Ternyata Indonesia pernah mengalami hal ini hingga mencapai angka 600% pada tahun 1998. Penyebabnya pada saat itu adalah pencetakan uang secara besar-besaran guna menutup defisit anggaran.
Jenis inflasi berdasarkan asalnya:
  • Domestic inflation; di mana jenis inflasi yang satu ini diawali dengan defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Apabila pemerintah memutuskan untuk membiayai APBN dengan melakukan pencetakan uang yang baru Maka hal ini akan meningkatkan jumlah uang yang beredar. Alhasil hal ini akan cenderung meningkatkan harga-harga barang kebutuhan yang ada di pasar sehingga timbul lah inflasi. Inflasi yang seperti ini biasanya akan meningkatnya biaya produksi di dalam negeri dan meningkatkan jumlah permintaan barang oleh masyarakat.
  • Imported inflation; inflasi yang satu ini berasal dari luar negeri di sebabkan oleh naiknya harga-harga kebutuhan yang ada di luar negeri maupun negara-negara yang bermitra dagang. Apabila harga kebutuhan di luar negeri meningkat secara otomatis harga tersebut akan dijual dengan harga yang lebih tinggi saat masuk ke dalam negeri. 
Jenis inflasi berdasarkan sebabnya:
  • Demand Pull inflation; di mana jenis inflasi yang satunya terjadi akibat adanya permintaan atau demand yang tidak seimbang dengan peningkatan jumlah penawaran hasil produksi. Hal ini kemudian mengakibatkan naiknya harga barang sesuai dengan hukum permintaan yakni jika permintaan tinggi dan penawaran tetap maka harga barang akan naik.
  • Cost push inflation; gimana jenis inflasi ini terjadi akibat kenaikan biaya produksi yang ditandai oleh kenaikan biaya faktor produksi dan biaya input.
  • Bottle neck inflation; di mana jenis inflasi yang satu ini merupakan inflasi yang disebabkan oleh faktor permintaan dan faktor penawaran.

Penyebab Inflasi

Ada banyak faktor penyebab inflasi. Beberapa diantaranya ialah:
Inflasi karena permintaan. Ini disebabkan oleh adanya tarikan yang kuat dari permintaan masyarakat terhadap berbagai jenis barang hasil produksi. Inflasi ini juga dipicu sebab adanya interaksi antara penawaran dan permintaan barang maupun jasa domestik yang dibutuhkan oleh masyarakat. Pada umumnya inflasi ini terjadi pada masyarakat yang memiliki perekonomian tumbuh dengan cepat. 
Inflasi karena bertambahnya uang yang beredar. Teori yang satu ini dikemukakan kaum klasik yang memiliki pendapat bahwa adanya keterkaitan jumlah uang yang beredar dengan harga-harga yang ada di pasaran. Jika jumlah barang tetap sementara uang yang beredar 2 kali lipat lebih besar maka hal ini akan menyebabkan harga barang melonjak sebanyak dua kali lipat pula.
Kenaikan biaya produksi. Terjadinya kenaikan biaya produksi yang secara terus menerus akan menyebabkan inflasi. Kenaikan ini ditandai dengan adanya desakan biaya faktor produksi yang terus mengalami kenaikan. Hal inilah yang kemudian mau tidak mau memaksa Para produsen untuk menaikkan harga produksi mereka. Alhasil harga produk yang ada di pasaran pun akan turut naik.
Struktural ekonomi yang kaku. Hal ini ditandai dengan pengusaha yang tidak bisa menengah dengan cepat sebab adanya permintaan akibat dari jumlah penduduk yang bertambah. Hal ini juga akan menyebabkan harga barang yang dibutuhkan semakin banyak dan stok yang ada di pasaran kurang memadai. Hal ini akan berpengaruh terhadap harga barang dan juga permintaan. 
Kenaikan harga barang dalam negeri. Kondisi inflasi akan menyebabkan harga barang dalam negeri akan lebih mahal jika dibandingkan dengan harga barang dari luar negeri. 
Pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan. Hal ini akan menyebabkan harga produksi menjadi lebih tinggi. Bahwa hal ini tidak bisa dihindari sebab perusahaan tentulah ingin tetap mendapatkan laba. Mau tidak mau Mereka pun harus menaikkan harga barang tersebut.
Tuntutan kenaikan upah pekerja. Suatu perusahaan tentu akan sangat bergantung terhadap biaya operasional dalam memproduksi barang maupun jasa mereka. Adanya tuntutan kenaikan upah dari para pekerja akan membuat biaya produksi menjadi lebih besar sehingga keuntungan harus dinaikkan. Cara untuk mengatasi hal tersebut ialah dengan menaikkan harga barang.
Penambahan penawaran uang. Hal ini ditandai dengan upaya mencetak uang dalam jumlah yang besar. Akibatnya jumlah uang yang beredar akan lebih banyak. Hal inilah yang kemudian akan membuat mata uang sehingga barang-barang di pasaran mengalami kenaikan harga.

Mengelola Keuangan Perusahaan Secara Tepat

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa terdapat banyak faktor penyebab inflasi. Sewaktu-waktu hal tersebut bisa saja terjadi. Hal yang perlu Anda lakukan adalah memastikan keuangan perusahaan anda tetap bisa stabil dan memperoleh keuntungan di masa-masa tersebut.
Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah mengelola keuangan secara lebih efektif dan efisien. Namun anda tidak perlu repot dan berkeluh kesah lagi karena Finata hadir sebagai software yang membantu Anda Mengatur keuangan secara lebih tepat dan efektif. Terdapat berbagai fitur yang bisa diandalkan. 
Finata sebagai software bisnis memiliki berbagai detail fitur-fitur expansion mulai dari data Master laporan keuangan produksi personalisasi mutilasi dalam instansi diagnosis hingga pencatatan transaksi dan jurnal. Tersedia pula akses untuk mendapatkan data pelanggan supplier dan persediaan gudang. Apalagi yang anda tunggu segera gunakan Finata sekarang juga.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...

7 Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise Bisnis franchise yang saat sedang banyak digandrungi mempunyai beberapa  kelebihan dan kekurangan bisnis franchise  itu sendiri. Kelebihan dalam bisnis franchise ini yang membuat sistem franchise marak dipasaran, bahkan untuk pedagang kaki lima sekalipun. Sedangkan untuk kekurangan pada sistem franchise cukup mencolok, tetapi jika diatasi dengan baik seperti dengan memanfaatkan Finata maka kekurangan dalam franchise tidak akan merugikan. Kelebihan Dalam Bisnis Franchise Kelebihan dari sistem bisnis franchise ini sangat menguntungkan bagi beberapa pihak, entah itu pihak seller dan bagi pihak vendor. Berikut ini adalah adalah kelebihan dari bisnis franchise: Sistem management sangat baik Kelebihan yang satu ini menjadi salah satu keuntungan bagi pihak mitra franchise. Dimana para seller hanya perlu menjual produk saja dan menentukan lokasi penjualan. Sebab semua telah terorganisir dengan cukup baik. Selain itu tidak perlu lag...