Skip to main content

Bagaimana Cara Mengelola Keuangan Startup secara Bijak?

Setiap perusahaan yang tidak bisa melakukan pengelolaan finansial pasti akan berakhir dengan kebangkrutan. Begitu pula dengan startup. Meskipun secara fisik perusahaan ini berbeda dengan jenis usaha konvensional lainnya, tetapi prosedur dan pengelolaannya tidak jauh berbeda dengan kebanyakan perusahaan.
Inilah mengapa, mengelola sebuah startup terutama soal keuangannya bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Lalu, bagaimana cara mengelola keuangan startup yang bijak dan tepat? Berikut ulasannya:

1. Pisahkan rekening pribadi dan perusahaan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha startup adalah menggunakan rekening pribadi untuk transaksi bisnis mereka. Awalnya mungkin hal ini tidak akan terlalu memengaruhi arus keuangan perusahaan, tapi jika diteruskan, akan ada kerancuan terhadap keuangan pribadi dan perusahaan.
Apalagi jika pihak pajak tahu bahwa Anda masih menggunakan rekening pribadi. Setiap transaksi yang terjadi pasti akan dikenai pajak, tidak peduli apakah dana tersebut milik pribadi atau perusahaan. Karena itulah, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, usahakan untuk membuat rekening khusus perusahaan. 

2. Bayar kewajiban pajak secara tertib

Banyak yang belum mengetahui bahwa startup memiliki kewajiban perpajakan yang sama seperti UMKM atau perusahaan konvensional lainnya. Jadi, jika ingin kondisi keuangan lancar tanpa kendala, sebaiknya tunaikan kewajiban pajak secara tertib. Untuk startup, pajak yang diberlakukan adalah PPh sebesar 1% dari pendapatan bersih jika pendapatan di atas 4,8 miliar, dan PPN.
Pembayaran pajak bisa dilakukan saat SPT Tahunan atau setiap bulan melalui bank-bank yang telah ditunjuk. Untuk perhitungan pajaknya sendiri, ada beberapa pedoman yang bisa dijadikan acuan, atau Anda bisa menggunakan jasa pengelolaan keuangan seperti Finata.

3. Hindari penambahan karyawan

Kebiasaan “buruk” lain pengusaha startup adalah melakukan penambahan karyawan secara berkala tanpa mempertimbangkan untung rugi perusahaan di masa yang akan datang. Berbeda dengan perusahaan biasa, startup tidak membutuhkan banyak karyawan untuk memastikan bisnis tetap berjalan.
Jika Anda baru memulai, rintislah perusahaan dengan 2 atau 3 karyawan yang mampu menjalankan beberapa tugas sekaligus untuk menghemat keungan. Karena biasanya, pada awal pendirian startup berfokus pada peningkatan value sehingga cash flow-nya minimal.

4. Gunakan jasa pengelola keuangan

Jika Anda merasa kurang ahli dalam mengelola keuangan UMKM atau startup, gunakan jasa pengelola keuangan Finata yang menyediakan software untuk membantu mengatur finansial perusahaan. Perangkat lunak yang disediakan Finata berbasis web, sehingga penggunanya bisa mengakses dari mana dan kapan saja.
Selain mengelola keuangan, Finata juga mampu mendiagnosis kesehatan finansial perusahaan, membuat pembukuan atau akuntansi, dan membantu proses penghitungan sekaligus pembayaran pajak. Menarik, bukan?
Jadi, sudah tahu bagaimana mengelola keuangan startup secara bijak? Kini saatnya Anda memulai langkah Anda untuk memperbaiki pengelolaan keuangan bisnis Anda dengan baik, dengan cara mengunjungi situsnya di sini. Semoga sukses!

Comments

Popular posts from this blog

Bisnis dan Market Place Terus Berubah, Siasati dengan 5 Tips Bisnis Ini

Dalam bisnis, tidak ada sesuatu yang pasti kecuali perubahan itu sendiri.  Perubahan pasar  berdampak signifikan pada keberlangsungan sebuah bisnis. Tren pasar yang berubah-ubah membuat pelaku usaha juga harus terus mengembangkan bisnisnya agar tetap bisa memperoleh keuntungan. Keberadaan  market place  online   turut andil dalam perubahan bisnis di Indonesia. Saat ini banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, yang melebarkan sayapnya dengan memasarkan produk secara  online.  Ada yang berhasil, ada pula yang belum sukses karena masih meraba-raba pasar atau belum terbiasa dengan teknologi. Daftar isi: 1. Pelajari Kebutuhan Pasar 2. Mengidentifikasi Segmen Pasar 3. Melakukan Pemasaran Secara Kreatif 4. Membenahi Sistem Akuntansi Perusahaan 5. Evaluasi Bisnis Itu Penting Oleh karena itu, supaya usaha Anda tetap bisa berjalan mengikuti perkembangan pasar ,  siasati dengan melakukan 5  tips bisnis  berikut. ...

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...