Skip to main content

4 Faktor yang Mendorong Transformasi Keuangan dalam Bisnis

Transformasi atau perubahan dalam sebuah bisnis adalah hal yang wajar. Bahkan, perusahaan harus mengalami sejumlah transformasi supaya dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Salah satu di antaranya adalah mengalami transformasi di bidang keuangan.
Nah, apa saja faktor-faktor yang mendorong terjadinya transformasi keuangan dalam bisnis? Berikut di antaranya:

1. Perkembangan teknologi

Teknologi mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia, termasuk cara mengelola bisnis. Dengan memanfaatkan teknologi, proses produksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien. Perkembangan teknologi juga berperan dalam terjadinya transformasi keuangan di sebuah perusahaan.
Sebagai contoh, pembayaran masa kini yang semakin tren adalah menggunakan nontunai. Kehadiran sejumlah financial technology (fintech) juga membuka banyak peluang bagi pengusaha untuk mendapatkan modal lewat P2P lending.

2.  Kebutuhan untuk meningkatkan pengalaman pelanggan


Pada zaman sekarang, setiap pelaku usaha makin sadar akan pentingnya strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Hal itulah yang terus diusahakan, termasuk dengan memulai transformasi keuangan. Bukan lagi metode-metode konvensional yang diandalkan, melainkan sistem baru yang lebih responsif, efektif, dan peduli terhadap kebutuhan pelanggan.
Pengalaman pelanggan yang makin baik dan positif akan memengaruhi bisnis yang dikelola. Namun, jika pelanggan tidak menemukan apa yang dicari atau kebutuhannya tidak terpenuhi, mudah baginya untuk pindah ke lain tempat.

3. Sebagai syarat utama untuk bertahan di tengah perubahan

Dunia bisnis saat ini mengalami perkembangan yang makin pesat. Masing-masing pelaku usaha berlomba-lomba untuk menjadi yang pertama dan terdepan dalam hal memuaskan pelanggan. Perubahan yang terjadi secara global membuat pelaku usaha pun mau tidak mau harus melakukan berbagai transformasi, termasuk di bidang keuangan.
Bisnis yang tetap menggunakan cara-cara lama akan mengalami masalah, bahkan tidak mampu bertahan. Pasalnya, sebagian besar lingkungan pendukungnya telah mengalami perubahan yang siginifikan.

4. Ingin menjadi yang terdepan

Pemanfaatan teknologi merupakan salah satu strategi yang efektif untuk memimpin perusahaan di tengah persaingan yang kompetitif. Semakin maju teknologi yang digunakan, semakin besar pula peluang untuk menjadi yang terdepan.  Hal ini disebabkan oleh semakin praktisnya proses produksi, banyaknya ragam produk yang dapat dikembangkan, dan adanya kemungkinan penghematan.
Nah, kaitannya dengan binis paling tidak dalam pengelolaan laporan keuangan. Kini, Anda tidak perlu susah payah membuat perencanaan dan pencatatan secara manual. Dengan kehadiran software bisnis Finata, usaha UMKM kini juga dapat mencicipi transformasi keuangan yang memudahkan dalam menjalankan usaha. Ulasan lain seputar Finata juga dapat Anda baca di sini. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Bisnis dan Market Place Terus Berubah, Siasati dengan 5 Tips Bisnis Ini

Dalam bisnis, tidak ada sesuatu yang pasti kecuali perubahan itu sendiri.  Perubahan pasar  berdampak signifikan pada keberlangsungan sebuah bisnis. Tren pasar yang berubah-ubah membuat pelaku usaha juga harus terus mengembangkan bisnisnya agar tetap bisa memperoleh keuntungan. Keberadaan  market place  online   turut andil dalam perubahan bisnis di Indonesia. Saat ini banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, yang melebarkan sayapnya dengan memasarkan produk secara  online.  Ada yang berhasil, ada pula yang belum sukses karena masih meraba-raba pasar atau belum terbiasa dengan teknologi. Daftar isi: 1. Pelajari Kebutuhan Pasar 2. Mengidentifikasi Segmen Pasar 3. Melakukan Pemasaran Secara Kreatif 4. Membenahi Sistem Akuntansi Perusahaan 5. Evaluasi Bisnis Itu Penting Oleh karena itu, supaya usaha Anda tetap bisa berjalan mengikuti perkembangan pasar ,  siasati dengan melakukan 5  tips bisnis  berikut. ...

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...