Skip to main content

3 Indikator Penting dalam Keuangan yang Mempengaruhi Kesehatan Bisnis Anda

Ada sejumlah faktor yang memengaruhi kesehatan bisnis. Salah satunya dapat dilihat dari kondisi keuangan bisnis itu sendiri. Kondisi keuangan bisnis yang sehat harus berada dalam posisi stabil. Kata stabil bisa merujuk pada 3 indikator penting dalam keuangan berikut ini. Apa saja?

1. Kemampuan Usaha untuk Memenuhi Kewajiban Finansialnya

Salah satu indikator kesehatan usaha ialah kemampuan usaha itu sendiri untuk menghidupi kebutuhannya, mulai dari membiayai keperluan investasi dan memenuhi kewajiban finansial jangka pendek seperti membayar gaji karyawan, biaya operasional dan membayar utang yang jatuh tempo. 
Apabila bisnis yang Anda jalankan mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya, maka usaha Anda terbilang likuid. Likuiditas merupakan indikator penting dalam keuangan yang harus Anda perhatikan. Bisnis yang likuid bisa dikatakan sebagai bisnis yang sehat. 
Untuk mengukur seberapa likuid bisnis Anda, Anda perlu mencari rasio likuiditas melalui beberapa rumus, seperti Current Ratio yang diperoleh dari perbandingan aset lancar dengan kewajiban lancar, Quick Ratio, yaitu perbandingan antara penjumlahan sekuritas jangka pendek, kas, dan piutang dengan kewajiban lancar, serta Cash Ratio, proses menghitung likuiditas dengan melibatkan kas perusahaan.

2. Bertumbuhnya Pendapatan


Kondisi keuangan yang baik ditandai dengan pertumbuhan pendapatan yang stabil. Di sinilah peran laporan laba rugi dalam menunjukkan seberapa banyak pendapatan Anda mengalami peningkatan. Dibutuhkan pula margin laba untuk mendapatkan informasi keuntungan dalam suatu periode secara akurat.

Apa itu margin laba? Margin laba merupakan salah satu indikator dalam keuangan yang digunakan untuk mencari tahu berapa banyak pemasukan yang diperoleh dari aktivitas operasional. Margin laba juga bisa dimanfaatkan untuk menentukan berapa persen keuntungan yang dihasilkan oleh bisnis Anda. Lebih dari itu, margin laba dapat menentukan kesehatan bisnis yang Anda jalankan. Margin laba didapatkan melalui dua pendekatan, yakni margin laba bersih atau kotor.

3. Tidak Banyak Berutang

Sekarang, coba lihat laporan keuangan Anda terkait utang. Apakah bisnis Anda sering berutang untuk memenuhi kebutuhan operasional? Jika tidak, maka bisnis yang Anda jalankan memiliki arus keuangan yang sehat. Sebaliknya, bila utang bisnis Anda makin menumpuk, artinya kesehatan bisnis tersebut cukup buruk. Segeralah cari solusi untuk melunasinya agar tidak menjadi beban di kemudian hari. 
Itulah 3 tolok ukur dalam keuangan yang dapat dijadikan patokan untuk menilai apakah usaha yang Anda jalankan dalam kategori sehat atau tidak. Meski begitu, 3 indikator di atas perlu didukung dengan software akuntansi yang andal supaya proses analisis kesehatan bisnis menghasilkan data yang akurat.

Sebagai solusi, Finata hadir sebagai software diagnosis kesehatan UMKM yang mampu mendiagnosis seberapa sehat bisnis yang Anda jalankan berdasarkan laporan keuangan. Cara mengoperasikan Finata pun terbilang mudah, sehingga siapa saja bisa menggunakan sekalipun orang awam. Klik di sini untuk mengetahui fitur apa saja yang ditawarkan Finata.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi

Cara Membuat Jurnal Umum Cara membuat jurnal umum  cukup mudah bagi seseorang yang berprofesi sebagai akuntan. Namun, bagi mereka yang masih awam dengan ilmu akuntansi, tentunya merasa kesulitan dan kewalahan dalam menyusunnya. Padahal, jurnal umum menjadi tahap yang paling mendasar dalam menyusun sebuah laporan keuangan. Banyak ilmu dasar yang harus dipelajari sebagai pedoman saat mengidentifikasi setiap transaksi yang terjadi. Kesalahan dalam melakukan identifikasi dalam penyusunan jurnal umum, maka siklus selanjutnya otomatis akan keliru. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memahami ilmu dasar akuntansi sebagai pedoman awal dalam menyusun keuangan di setiap periode. Langkah Mudah Mempelajari Cara Membuat Jurnal Umum Dalam Siklus Akuntansi Dalam pembuatan jurnal umum, ada tahap-tahap yang harus Anda lalui supaya lebih mudah dalam memahaminya. Berikut ini beberapa metode atau tahapan yang harus dikuasai saat menganalisis suatu transaksi keuangan: Mema...

Mengkaji Pentingnya Laporan Keuangan Perusahaan dan Jenisnya

Laporan keuangan  tidak bisa dilepaskan dari suatu perusahaan, entah itu perusahaan rintisan yang masih kecil  atau perusahaan skala besar. Dengan laporan keuangan, sebuah perusahaan bisa menunjukkan bagaimana  kondisi keuangannya, yang mencakup keuntungan, kerugian, pajak hingga  cash flow . Biasanya, laporan keuangan dibuat oleh seorang akuntan yang disewa atau dipekerjakan oleh sebuah perusahaan.  Dengan laporan keuangan yang jelas, pengelola  perusahaan bisa menunjukkan pertanggungjawabannya  dengan  baik di depan direksi atau mungkin pemegang saham. Nah, apakah laporan keuangan hanya seputar angka, untung, rugi, dan deretan tabel yang membingungkan?  Jawabannya tentu saja tidak, ada banyak hal yang harus kita ketahui dari sebuah laporan keuangan  perusahaan. Mengapa Laporan Keuangan Penting untuk Perusahaan? Laporan keuangan sangat penting untuk sebuah perusahaan. Setiap perusahaan harus memiliki akuntan terbaik  atau ...

7 Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise

Kelebihan Dan Kekurangan Bisnis Franchise Bisnis franchise yang saat sedang banyak digandrungi mempunyai beberapa  kelebihan dan kekurangan bisnis franchise  itu sendiri. Kelebihan dalam bisnis franchise ini yang membuat sistem franchise marak dipasaran, bahkan untuk pedagang kaki lima sekalipun. Sedangkan untuk kekurangan pada sistem franchise cukup mencolok, tetapi jika diatasi dengan baik seperti dengan memanfaatkan Finata maka kekurangan dalam franchise tidak akan merugikan. Kelebihan Dalam Bisnis Franchise Kelebihan dari sistem bisnis franchise ini sangat menguntungkan bagi beberapa pihak, entah itu pihak seller dan bagi pihak vendor. Berikut ini adalah adalah kelebihan dari bisnis franchise: Sistem management sangat baik Kelebihan yang satu ini menjadi salah satu keuntungan bagi pihak mitra franchise. Dimana para seller hanya perlu menjual produk saja dan menentukan lokasi penjualan. Sebab semua telah terorganisir dengan cukup baik. Selain itu tidak perlu lag...